Jakarta, PINews.com - Melakukan yoga dapat menjadi cara yang bagus untuk melawan risiko terkena penyakit jantung, menurut hasil penelitian di Belanda.
Hasil tinjauan terhadap 37 kajian yang melibatkan nyaris 3.000 orang menunjukkan yoga terkait dengan penurunan faktor-faktor penyebab penyakit jantung, seperti tekanan darah tinggi dan kolesterol.
“Temuan itu mengindikasikan bahwa yoga sangat berguna dan, menurut pandangan saya, baik untuk didalami sebagai praktik penurunan risiko (penyakit jantung),” kata Profesor Myriam Hunink dari Pusat Medis Universitas Erasmus, Rotterdam.
Laporan yang dituangkan dalam European Journal of Preventive Cardiology itu diamini Maureen Talbot, perawat senior bidang jantung di Yayasan Jantung Inggris.
“Manfaatnya (yoga) bisa ditimbulkan dari melatih otot dan pernapasan. Hal ini bisa memacu oksigen lebih banyak ke tubuh sehingga tekanan darah menurun. Meski demikian, kajian mendalam amat direkomendasikan untuk meninjau manfaat penuh dari praktik yoga,” ujarnya.
Yoga ialah praktik yang dikembangkan di India sejak masa lampau. Latihan yoga berfokus pada kekuatan, kelenturan, serta pernapasan untuk menyokong kondisi fisik dan mental.
Adapun yoga memiliki beberapa jenis, seperti tantrik, Hatha, dan Ashtanga.
- Danrem Dikuasai Kolonel Angkatan 1990-an, Anak Try Sutrisno dan Menantu Luhut Bersaing Jadi Jenderal
- Menyigi Potensi Peraih Adhi Makayasa Polri Beroleh Pangkat Tertinggi
- Kursi Jenderal untuk Jebolan Akademi TNI 1993
- Tahun 2015 Jumlah Pengguna Narkoba di Indonesia Capai 5 juta orang
- Bintang Terang Alumni Akmil 1989
PINews.co, Jakarta – PT Pertamina Geothermal Energy Tbk (PGE) (IDX: PGEO) terus menegaskan kom
- Pengembang Panas Bumi Bersatu Salurkan Bantuan bagi Masyarakat Terdampak Bencana
- Penyempurnaan Kebijakan Fiskal Hulu Migas Dibutuhkan untuk Mencapai Target Produksi Migas
- Perizinan Kegiatan Usaha Hulu Migas Wajib Disempurnakan
- Forum Manajemen Risiko Pertamina 2025: Pertamina NRE Ubah Risiko Jadi Peluang
