Berlin, PINews.com - Agama Islam di benua Eropa sedang mengalami ujian besar. Setelah penyerangan keji oleh orang-orang tidak bertanggung jawab yang mengatasnamakan Islam, kini protes terhadap pduduk muslim makin menjadi di Jerman yang dimotori oleh Patriotik Eropa anti-Islamisasi Barat (PEGIDA).
Namun pemimpin Jerman, Kanselir Angela Merkel tidak tinggal diam. Ia justru menjadi yang terdepan dalam membela muslim di Jerman.
Menurut Merkel, banyak orang yang tidak mengetahui ajaran Islam sebenarnya, dan tidak bisa membedakan mana ekstrimis dan mana yang taat dan beriman.
Saya tahu banyak orang merasa tidak nyaman dengan Islam. Semua itu disebabkan kita hanya tahu sedikit tentang Islam," kata Merkel dalam wawancara Frankfurter Allgemeine Zeitung, seperti ditulis inilah.
Merkel meminta warga Jerman tidak terjerumus ajakan PEGIDA yang mulai bekembang di kota Dresden.
Bahkan Merkel bersama beberapa menteri di kabinetnya ikut turun di jalan-jalan kota Berlin bergabung bersama demonstran yang jumlanya lebih besar dalam menentang PEGIDA.
“Sebagai kanselir, saya akan melindungi mayoritas Muslim Jerman dari kecurigaan umum, saya juga akan melawan kekerasan atas nama ,” tegas Merkel.
- Danrem Dikuasai Kolonel Angkatan 1990-an, Anak Try Sutrisno dan Menantu Luhut Bersaing Jadi Jenderal
- Menyigi Potensi Peraih Adhi Makayasa Polri Beroleh Pangkat Tertinggi
- Kursi Jenderal untuk Jebolan Akademi TNI 1993
- Tahun 2015 Jumlah Pengguna Narkoba di Indonesia Capai 5 juta orang
- Bintang Terang Alumni Akmil 1989
PINews.co, Jakarta – PT Pertamina Geothermal Energy Tbk (PGE) (IDX: PGEO) terus menegaskan kom
- Pengembang Panas Bumi Bersatu Salurkan Bantuan bagi Masyarakat Terdampak Bencana
- Penyempurnaan Kebijakan Fiskal Hulu Migas Dibutuhkan untuk Mencapai Target Produksi Migas
- Perizinan Kegiatan Usaha Hulu Migas Wajib Disempurnakan
- Forum Manajemen Risiko Pertamina 2025: Pertamina NRE Ubah Risiko Jadi Peluang
