Ini Cara Presiden Untuk Menuju Indonesia Swasembada Pangan Dalam 3 Tahun
Ngawi - PINews.com - Presiden Joko Widodo (Jokowi) bersama Mentri Pertanian Amran Sulaiman, Gubernur Jawa Timur Soekarwo, dan Bupati Ngawi Budi Sulistiono melakukan kunjungan kerja di Desa Keras Wetan, Ngawi, Jawa Timur Sabtu, (31/1).
Pemerintah juga akan mempercepat proses distribusi pupuk dan benih yang bermasalah. Menurut Jokowi, lamanya proses distribusi dikarenakan, pengadaannya selama ini melalui tender lelang menjadi biang kerok rendahnya produksi.
"Lelang butuh waktu 45 hari hingga dua bulan. Serapan bibit dan pupuk rendah. Kita akan tes, khusus untuk pengadaan bibit dan pupuk untuk petani tidak ada lelang," jelasnya.
Dalam kunjungannya tersebut, Jokowi berdialog dengan para petani. Presiden menegaskan target swasembada pangan yang harus terwujud dalam kurun waktu tiga tahun ke depan.
"Kita tidak mau lagi impor beras, gula dan kedelai. Tidak lagi,makanya produksi harus dinaikkan," kata jokowi.
Sebelum melakukan dialog, Presiden membagikan alat pertanian berupa 852 unit traktor tangan,377 unit pompa air, serta melihat pengerukan sedimentasi dam.
Selain itu, pemerintah juga akan memperbaiki irigasi seluas 1,5 juta hektare, bantuan benih jagung seluas 98.000 hektare, dan kedelai 70.000 hektare. Hal tersebut dilakukannya guna mempercepat program swasembada yang ditargetkan selama tiga tahun.
- Danrem Dikuasai Kolonel Angkatan 1990-an, Anak Try Sutrisno dan Menantu Luhut Bersaing Jadi Jenderal
- Menyigi Potensi Peraih Adhi Makayasa Polri Beroleh Pangkat Tertinggi
- Kursi Jenderal untuk Jebolan Akademi TNI 1993
- Tahun 2015 Jumlah Pengguna Narkoba di Indonesia Capai 5 juta orang
- Bintang Terang Alumni Akmil 1989
PINews.co, Jakarta – PT Pertamina Geothermal Energy Tbk (PGE) (IDX: PGEO) terus menegaskan kom
- Pengembang Panas Bumi Bersatu Salurkan Bantuan bagi Masyarakat Terdampak Bencana
- Penyempurnaan Kebijakan Fiskal Hulu Migas Dibutuhkan untuk Mencapai Target Produksi Migas
- Perizinan Kegiatan Usaha Hulu Migas Wajib Disempurnakan
- Forum Manajemen Risiko Pertamina 2025: Pertamina NRE Ubah Risiko Jadi Peluang
