Australia, PINews.com - Setelah menjuarai Australia Terbuka, Novak Djokovic mengatakan sekarang perhatiannya tertuju ke turnamen Grand Slam kedua tahun ini, Prancis Terbuka.
Petenis Serbia ini dua kali lolos ke final turnamen tersebut, dua-duanya dikalahkan Rafael Nadal.
Namun Djokovic optimistis gelar juara di Prancis Terbuka bisa ia raih tahun ini, sekaligus melengkapi gelar Grand Slam di Wimbledon dan Amerika Serikat Terbuka.
"Saat dikalahkan Nadal, sebenarnya permainan saya tidak terlalu buruk. Tapi saya juga sadar, dari sisi jenis lapangan, Prancis Terbuka adalah yang paling menantang," kata Djokovic.
Prancis Terbuka digelar di Roland Garros, Paris, yang menggunakan lapangan tanah liat, yang membuat pergerakan bola tidak secepat jenis-jenis lapangan lain.
Di jenis lapangan ini Nadal mencatatkan diri sebagai petenis paling sukses dengan tampil sebagai juara sebanyak sembilan kali.
"Ia hanya sekali kalah di turnamen ini di sepanjang kariernya," kata Djokovic memuji Nadal.
Djokovic baru saja menjuarai Australia Terbuka, gelar Grand Slam-nya yang kedelapan, dengan mengalahkan petenis Inggris, Andy Murray.
- Danrem Dikuasai Kolonel Angkatan 1990-an, Anak Try Sutrisno dan Menantu Luhut Bersaing Jadi Jenderal
- Menyigi Potensi Peraih Adhi Makayasa Polri Beroleh Pangkat Tertinggi
- Kursi Jenderal untuk Jebolan Akademi TNI 1993
- Tahun 2015 Jumlah Pengguna Narkoba di Indonesia Capai 5 juta orang
- Bintang Terang Alumni Akmil 1989
PINews.co, Jakarta – PT Pertamina Geothermal Energy Tbk (PGE) (IDX: PGEO) terus menegaskan kom
- Pengembang Panas Bumi Bersatu Salurkan Bantuan bagi Masyarakat Terdampak Bencana
- Penyempurnaan Kebijakan Fiskal Hulu Migas Dibutuhkan untuk Mencapai Target Produksi Migas
- Perizinan Kegiatan Usaha Hulu Migas Wajib Disempurnakan
- Forum Manajemen Risiko Pertamina 2025: Pertamina NRE Ubah Risiko Jadi Peluang
