Jakarta, PINews.com - Indonesia tidak hanya darurat Narkoba, tapi Indonesia juga dalam kondisi darurat pornografi. Hal itu ditegaskan oleh Menteri Sosial, Khofifah Indar Parawansa. Sebab saat ini Indonesia sudah di posisi pertama jumlah pengunduh pornografi di dunia, ironisnya lagi sebagian pengunduh didominasi oleh anak-anak.
Pornografi sendiri ikut mengkatrol angka kekerasan seksual meningkat secara drastis. Untuk itu bu Menteri tengah mengkaji dan mensosialisasikan usulan tentang hukuman bagi pelaku kekerasan seksual dengan hukuman potong saraf libidonya.
"Ini sedang kita bahas, usulannya mematikan atau memotong syaraf libido pelaku," kata Khofifah seperti dilansir dari berbagai media nasional.
Khofifah mengungkapkan usulannya ini akan dibawa ke Rakor Menkopolhukam di kabinet dan juga akan dibahas bersama pakar hukum, pengacara senior, dokter, MUI dan seluruh pihak terkait.
Menurut Khofifah hukuman yang tegas bagi pelaku kekerasan seksual sangat dibutuhkan di Indonesia karena kondisinya sudah semakin mengkhawatirkan.
- Danrem Dikuasai Kolonel Angkatan 1990-an, Anak Try Sutrisno dan Menantu Luhut Bersaing Jadi Jenderal
- Menyigi Potensi Peraih Adhi Makayasa Polri Beroleh Pangkat Tertinggi
- Kursi Jenderal untuk Jebolan Akademi TNI 1993
- Tahun 2015 Jumlah Pengguna Narkoba di Indonesia Capai 5 juta orang
- Bintang Terang Alumni Akmil 1989
PINews.co, Jakarta – PT Pertamina Geothermal Energy Tbk (PGE) (IDX: PGEO) terus menegaskan kom
- Pengembang Panas Bumi Bersatu Salurkan Bantuan bagi Masyarakat Terdampak Bencana
- Penyempurnaan Kebijakan Fiskal Hulu Migas Dibutuhkan untuk Mencapai Target Produksi Migas
- Perizinan Kegiatan Usaha Hulu Migas Wajib Disempurnakan
- Forum Manajemen Risiko Pertamina 2025: Pertamina NRE Ubah Risiko Jadi Peluang
