Jakarta, PINews.com - Reaksi keras terus mengalir menanggapi pernyataan Perdana Menteri Australia Tony Abbot tentang balasan yang diminta Australia yang telah membantu Indonesia dalam bencana alam Tsunami 2004 lalu dalam bentuk pembatalan vonis mati dua warganya dalam kasus penyelundupan narkoba.
Setelah masyarakat Aceh dan warga Ibu Kota Jakarta mengumpulkan koin untuk Australia, kini anggota DPR juga turut serta dalam aksi yang ditujukan untuk membelah harga diri bangsa sini.
Bahkan koin Garuda nantinya akan diserahkan langsung ke Australia secepatnya melalui Kedubesnya di Jakarta.
“Kami akan antarkan langsung koin Garuda Indonesia untuk Australia yang dikumpulkan masyarakat Aceh ke Kedubers Australia secepatnya," kata Anggota DPR dari Dapil Aceh II Nasir Djamil, seperti dikutip dari Antara.
Menurut Nasir, ini adalah bentuk dari ketersinggungan masyarakat Indonesia, dan masyarakat Aceh khususnya karena pernyataan PM Australia yang dinilai tidak pantas, karena telah mengungkit-ungkit bantuan kemanusiaan.
- Danrem Dikuasai Kolonel Angkatan 1990-an, Anak Try Sutrisno dan Menantu Luhut Bersaing Jadi Jenderal
- Menyigi Potensi Peraih Adhi Makayasa Polri Beroleh Pangkat Tertinggi
- Kursi Jenderal untuk Jebolan Akademi TNI 1993
- Tahun 2015 Jumlah Pengguna Narkoba di Indonesia Capai 5 juta orang
- Bintang Terang Alumni Akmil 1989
PINews.co, Jakarta – PT Pertamina Geothermal Energy Tbk (PGE) (IDX: PGEO) terus menegaskan kom
- Pengembang Panas Bumi Bersatu Salurkan Bantuan bagi Masyarakat Terdampak Bencana
- Penyempurnaan Kebijakan Fiskal Hulu Migas Dibutuhkan untuk Mencapai Target Produksi Migas
- Perizinan Kegiatan Usaha Hulu Migas Wajib Disempurnakan
- Forum Manajemen Risiko Pertamina 2025: Pertamina NRE Ubah Risiko Jadi Peluang
