Jakarta, PINews.com - Setelah terbelit bermaslah dengan Kemenpora, PSSI akhirnyasecara resmi menghentikan seluruh kompteisi ISL 2015. Menurut PSSI keadaan saat ini yang “Force Mejeure” membuat PSSI menghentikan kompetisi sepakbola seantero divisi 1 sampe utama.
“Menurut regulasi kompetisi, maka dianggap seluruh kompetisi ISL 2015 tidak ada atau selesai tapi tidak tuntas," kata Pucuk Pimpinan Manajemen PT Liga Indonesia, Joko Driyono, setelah rapat dengan anggota Komite Eksekutif (Exco) PSSI di Jakarta, Sabtu, seperti dilansir dari kantro berita Antara.
Sementara itu menurut Wakil Ketua Umum PSSI, Hinca Panjaitan keadaan force mejeure diambil komite PSSI karena dianggap telah ada campur tangan pihak ketiga dalam hal ini Kemenpora yang telah menyalahi undang-undang.
“Komite Eksekutif PSSI memastikan keadaan force majeure telah terjadi di luar kehendak PSSI bahkan diluar kehendak undang-undang," kata Hinca.
- Danrem Dikuasai Kolonel Angkatan 1990-an, Anak Try Sutrisno dan Menantu Luhut Bersaing Jadi Jenderal
- Menyigi Potensi Peraih Adhi Makayasa Polri Beroleh Pangkat Tertinggi
- Kursi Jenderal untuk Jebolan Akademi TNI 1993
- Tahun 2015 Jumlah Pengguna Narkoba di Indonesia Capai 5 juta orang
- Bintang Terang Alumni Akmil 1989
PINews.co, Jakarta – PT Pertamina Geothermal Energy Tbk (PGE) (IDX: PGEO) terus menegaskan kom
- Pengembang Panas Bumi Bersatu Salurkan Bantuan bagi Masyarakat Terdampak Bencana
- Penyempurnaan Kebijakan Fiskal Hulu Migas Dibutuhkan untuk Mencapai Target Produksi Migas
- Perizinan Kegiatan Usaha Hulu Migas Wajib Disempurnakan
- Forum Manajemen Risiko Pertamina 2025: Pertamina NRE Ubah Risiko Jadi Peluang
