Jakarta, PINews.com - Presiden Joko Widodo dikabarkan siap melakukan reshuffle di jajaran menterinya. Namun alasan mengganti menteri dikabarkan bukan karena kinerjanya melainkan karena menteri bersangkutan kedapatan mengejek presiden dalam suatu event.
Hal itu diisyaratkan oleh politikus PDIP, TB Hasanuddin yang mengungkapkan bahwa presiden sudah menerima laporan tentang sikap menterinya itu.
“Saya kira bapak presiden sudah tahu, dan dia akan menyelesaikannya (tapi di reshuffle). Itu hak prerogatif beliau,” kata Hasanuddin.
Anggota Komisi I DPR RI itu sangat menyesalkan kondisi ini karena menurutnya tidak sepatutnya pembantu presiden justru menjelek-jelelekkan atasannya.
“Saya sudah mendengar rekaman soal yang menjelekkan Presiden. Itu sangat disesalkan. Apalagi, itu dilakukan pembantu Presiden” katanya
Lebih lanjut Hasanuddin menduga menteri itu sudah sering menjelek-jelekkan Jokowi, dan kebetulan penghinaannya terekam di salah satu acara .
- Danrem Dikuasai Kolonel Angkatan 1990-an, Anak Try Sutrisno dan Menantu Luhut Bersaing Jadi Jenderal
- Menyigi Potensi Peraih Adhi Makayasa Polri Beroleh Pangkat Tertinggi
- Kursi Jenderal untuk Jebolan Akademi TNI 1993
- Tahun 2015 Jumlah Pengguna Narkoba di Indonesia Capai 5 juta orang
- Bintang Terang Alumni Akmil 1989
PINews.co, Jakarta – PT Pertamina Geothermal Energy Tbk (PGE) (IDX: PGEO) terus menegaskan kom
- Pengembang Panas Bumi Bersatu Salurkan Bantuan bagi Masyarakat Terdampak Bencana
- Penyempurnaan Kebijakan Fiskal Hulu Migas Dibutuhkan untuk Mencapai Target Produksi Migas
- Perizinan Kegiatan Usaha Hulu Migas Wajib Disempurnakan
- Forum Manajemen Risiko Pertamina 2025: Pertamina NRE Ubah Risiko Jadi Peluang
