Jakarta, PINews.com - Dalam perjalanan perkembangan smartphone dewasa ini, masalah keamanan menjadi salah satu prioritas yang diperhatikan pengguna smartphone, karena tidak jarang banyak data-data rahasia yang tiba-tiba hilang atau bocor, seperti yang terjadi dengan aplikasi I Cloud pada i Phone.
Untuk menjawab tantangan tersebut, kini dua produsen inisiator smartphone dunia BlackBerry dan Google lebih memilih menyatukan visi dan ide ketimbang bersaing.
Dilansir Phone Arena, keduanya sedang bahu membahu menciptakan smartphone yang dikalim akan menjadi smartphone teraman di dunia.
Keduanya akan menggabungkan sistem keamanan dari Lollipop 5.0 kebanggaan Android dan OS BES 12 milik BlackBerry.
“Mulai sekarang perangkat Android akan memiliki fitur baru yang berfungsi untuk mengamankan data-data perusahan dan organisasi lebih baik dari sebelumnya. Hal itu berkat penyatuan teknologi sistem operasi BES 12 dan Android,” kata BlackBerry dalam keterangan resminya.
Sistem kemanan yang diperuntukan untuk korporasi ini nantinya akan melindungi data dan akan dienkripsi, dibatasi aksesnya untuk membagi informasi dari kalender, kontak, file, dan aplikasi.
- Danrem Dikuasai Kolonel Angkatan 1990-an, Anak Try Sutrisno dan Menantu Luhut Bersaing Jadi Jenderal
- Menyigi Potensi Peraih Adhi Makayasa Polri Beroleh Pangkat Tertinggi
- Kursi Jenderal untuk Jebolan Akademi TNI 1993
- Tahun 2015 Jumlah Pengguna Narkoba di Indonesia Capai 5 juta orang
- Bintang Terang Alumni Akmil 1989
PINews.co, Jakarta – PT Pertamina Geothermal Energy Tbk (PGE) (IDX: PGEO) terus menegaskan kom
- Pengembang Panas Bumi Bersatu Salurkan Bantuan bagi Masyarakat Terdampak Bencana
- Penyempurnaan Kebijakan Fiskal Hulu Migas Dibutuhkan untuk Mencapai Target Produksi Migas
- Perizinan Kegiatan Usaha Hulu Migas Wajib Disempurnakan
- Forum Manajemen Risiko Pertamina 2025: Pertamina NRE Ubah Risiko Jadi Peluang
