Lumajang, PINews.com - Kebakaran yang terjadi di lareng gunung Semeru sejak Selasa (20/10) masih terus terjadi dan meluas hingga hari ini (23/10).
Hal tersebut disampaikan oleh Kepala Balai Besar TNBTS, Ayu Dewi Utari. Berdasarkan data yang didapat dari tim pemadaman, saat ini melakukan pengendalian kebakaran pada lokasi-lokasi yang bisa dijangkau seperti di Watu Rejeng, Pos III, Pos IV, seluas 10 hektare. Sedangkan kebkaran terus meluas hingga blok Senthong-Landengan Dowo seluas 15 hektare.
Dugaan sementara penyebabnya kebakaran adalah disebabkan oleh bara dar api unggun para pendaki yang tidak dipadamkan dengan sempurna. “Dugaan kuat sementara api unggun yang belum sempurna padamnya jadi penyebab sehingga bara api membakar semak dan meluas karena terpaan angin, mengingat kondisi tanaman mengering karena musim kemarau” kata Ayu.
Sementara itu, sekitar seratusan pendaki sendiri berhasil dievakuasi melalui jalur Ayek-Ayek yang biasa digunakan penduduk sekitar lereng gunung.
- Danrem Dikuasai Kolonel Angkatan 1990-an, Anak Try Sutrisno dan Menantu Luhut Bersaing Jadi Jenderal
- Menyigi Potensi Peraih Adhi Makayasa Polri Beroleh Pangkat Tertinggi
- Kursi Jenderal untuk Jebolan Akademi TNI 1993
- Tahun 2015 Jumlah Pengguna Narkoba di Indonesia Capai 5 juta orang
- Bintang Terang Alumni Akmil 1989
PINews.co, Jakarta – PT Pertamina Geothermal Energy Tbk (PGE) (IDX: PGEO) terus menegaskan kom
- Pengembang Panas Bumi Bersatu Salurkan Bantuan bagi Masyarakat Terdampak Bencana
- Penyempurnaan Kebijakan Fiskal Hulu Migas Dibutuhkan untuk Mencapai Target Produksi Migas
- Perizinan Kegiatan Usaha Hulu Migas Wajib Disempurnakan
- Forum Manajemen Risiko Pertamina 2025: Pertamina NRE Ubah Risiko Jadi Peluang
