Jakarta, PINews.com - Menteri Perdagangan Enggartiasto Lukita bersama Menteri Pertanian Amran Sulaiman dan Gubernur DKI Djarot Saiful Hidayat blusukan ke Pasar Induk Beras Cipinang (PIBC) dan Rumah Pemotongan Ayam (RPA) milik Pemerintah Provinsi DKI Jakarta di Cakung, akhir pekan.
Ketiganya terus memastikan ketersediaan barang pokok menjelang H-8 Lebaran 1438H. "Hingga hari ini semua terkendali. Stok beras di DKI Jakarta dan seluruh Indonesia dipastikan aman. Ini hasil kerja sama yang luar biasa dengan Pemerintah Provinsi DKI Jakarta," jelas Mendag.
Gubernur Djarot yang mengamini ucapan Mendag menguraikan bahwa sampai H-8 Lebaran, stok beras di PT. Food Station Tjipinang Jaya PIBC tersedia sebanyak 39.767 ton. Jumlah ini berada di level aman stok beras, yaitu di atas 30 ribu ton. Gula pasir dan minyak goreng juga tercatat dalam jumlah aman, masing-masing yaitu 432 ton dan 442 ribu liter.
Mendag juga menegaskan bahwa hingga saat ini Kemendag tidak mengeluarkan izin impor. "Kemendag tidak mengeluarkan izin impor hingga saat ini, sebaliknya terus mendorong penyerapan produksi dalam negeri," imbuh Enggar.
Untuk menjaga stabilitas harga dan ketersediaan barang kebutuhan pokok, Kemendag menurunkan tim khusus. "Tim khusus yang terdiri dari jajaran Kemendag, Dinas Perindustrian dan Perdagangan, serta Satgas Pangan diturunkan di 70 kabupaten/kota yang memiliki histori volatilitas komoditas pangan yang rawan. Tim ini akan memastikan ketersediaan stok di masing-masing tempat," tandasnya.
Dengan demikian, lanjut Mendag, diharapkan tidak akan ada gejolak dalam beberapa hari terakhir. Hasil pantauan menunjukkan cadangan beras saat ini di atas rata-rata. Sementara itu harga bawang putih dan gula pasir tercatat mengalami penurunan. "Beras medium saat ini deflasi 0,06%. Cabe merah keriting turun, namun penurunannya terlalu tajam," jelas Mendag.
Dengan pola kerja sama yang sinergis antara Kementerian bersama Pemerintah Daerah dan BUMN, maka jika ada laporan gejolak harga, Bulog akan mengisi kekurangan stok dan begitu pula sebaliknya akan menyerap stok apabila berlebih. "Saat ini haga baang pokok cenderung turun. Jika ada kenaikan, akan kami pastikan untuk diusut," tegasnya.
- Danrem Dikuasai Kolonel Angkatan 1990-an, Anak Try Sutrisno dan Menantu Luhut Bersaing Jadi Jenderal
- Menyigi Potensi Peraih Adhi Makayasa Polri Beroleh Pangkat Tertinggi
- Kursi Jenderal untuk Jebolan Akademi TNI 1993
- Tahun 2015 Jumlah Pengguna Narkoba di Indonesia Capai 5 juta orang
- Bintang Terang Alumni Akmil 1989
PINews.co, Jakarta – PT Pertamina Geothermal Energy Tbk (PGE) (IDX: PGEO) terus menegaskan kom
- Pengembang Panas Bumi Bersatu Salurkan Bantuan bagi Masyarakat Terdampak Bencana
- Penyempurnaan Kebijakan Fiskal Hulu Migas Dibutuhkan untuk Mencapai Target Produksi Migas
- Perizinan Kegiatan Usaha Hulu Migas Wajib Disempurnakan
- Forum Manajemen Risiko Pertamina 2025: Pertamina NRE Ubah Risiko Jadi Peluang
