Jakarta, PINews.com - PT Hyundai Oto Komersial Indonesia (HOKI) selaku APM Hyundai Truck & Bus Indonesia mengukuhkan kerjasama dengan principle-nya Hyundai Motor Company (HMC). Kali ini kesepakatan antara HOKI dan HMC dilakukan untuk memasukkan unit Xcient ke Indonesia secara CBU yang sudah ditandatangani bisa menjadi bukti kuat.
Penandatanganan ini menunjukkan kemitraan yang erat antara HOKI-HMC dalam berkomitmen melakukan bisnis dan tentu saling percaya antar dua perusahaan, untuk menuju langkah selanjutnya, yaitu Joint Venture. Tidak berhenti disana tentu segera merealisasikan impor dalam bentuk CKD.
Meskipun secara jumlah, kendaraan yang masuk secara CKD lebih besar dari CBU, namun bukan berarti CBU dapat diabaikan. “Xcient yang akan masuk ini akan sangat kompetitif, karena akan memberi Value for Money yang tinggi bagi konsumen. Spesifikasinya akan sangat tinggi, tetapi harga tetap bersaing,” terang Iki Wibowo.
Signing ceremony dilakukan oleh President Director HOKI, Iki Wibowo, dan Lee In-Cheol, Senior Vice President HMC pada 20 September 2017 lalu di kantor pusat HMC, Yangjae-dong, Seoul, Korea Selatan.
Dengan kesepakatan ini, HMC jelas memperluas area bisnisnya ke Indonesia yang memiliki pasar kendaraan komersial besar, dengan sangat serius. “Persahabatan saya dan Mr. Lee kian erat, dan tentu saja mewakili kekompakan antara HOKI dan HMC. Kekompakan ini sangat penting untuk mendukung bisnis kendaraan komersial Hyundai di Indonesia yang akan memuaskan konsumen kami,” tandas Iki.
Menyambut kedatangan truk CBU, HOKI segera menyiapkan jaringannya. Daerah-daerah pertama adalah Jakarta, Jawa Barat, Sumatera Utara/Aceh, Kalimantan dan Sulawesi. Pasokan Xcient yang merupakan truk kategori 5 merupakan langkah awal. Selanjutnya HOKI akan memasukkan Mighty untuk kategori 2, H350 untuk travel dan pariwisata, dan Universe yang akan mengisi kebutuhan bus super nyaman di Indonesia. Xcient akan masuk dalam dua varian, yaitu 6X4 Dump dan 6X4 Tractor Head.
- Danrem Dikuasai Kolonel Angkatan 1990-an, Anak Try Sutrisno dan Menantu Luhut Bersaing Jadi Jenderal
- Menyigi Potensi Peraih Adhi Makayasa Polri Beroleh Pangkat Tertinggi
- Kursi Jenderal untuk Jebolan Akademi TNI 1993
- Tahun 2015 Jumlah Pengguna Narkoba di Indonesia Capai 5 juta orang
- Bintang Terang Alumni Akmil 1989
PINews.co, Jakarta – PT Pertamina Geothermal Energy Tbk (PGE) (IDX: PGEO) terus menegaskan kom
- Pengembang Panas Bumi Bersatu Salurkan Bantuan bagi Masyarakat Terdampak Bencana
- Penyempurnaan Kebijakan Fiskal Hulu Migas Dibutuhkan untuk Mencapai Target Produksi Migas
- Perizinan Kegiatan Usaha Hulu Migas Wajib Disempurnakan
- Forum Manajemen Risiko Pertamina 2025: Pertamina NRE Ubah Risiko Jadi Peluang
