Jakarta,PINews.com - Salah satu manusia paling kaya di Planet ini, Bill Gates ternyata diam-diam memiliki perhatian bagi Indonesia. Baru-baru ini pria pendiri perusahaan raksasa Microsft itu menjadi motor penggalangan dana filantropi bagi kepentingan bangsa.
Dilansir dari berbagai sumber, Bill Gates berhasil menggandeng delapan pengusaha nasional untuk menyumbangkan sebagian kekayaannya untuk keperluan pemberantasan penyakit TBC dan Malaria.
Kedelapan pengusaha itu sudah menyatakan komitmen untuk menyumbang US$ 5 juta atau sekitar Rp 55 miliar per orang. Dana ini disetor secara bertahap dalam rentang waktu lima tahun. Sekitar 75% dana itu disumbangkan kembali untuk bangsa Indonesia lewat Global Fund. Sisanya sebesar 25% digunakan Bill & Melinda Gates Foundation untuk pembasmian penyakit polio di sejumlah negara, terutama di Afrika.
"Delapan pengusaha nasional yang akan memberikan filantropi sudah siap. Mereka bukan pengusaha papan atas, bahkan nama mereka hampir tak pernah muncul dalam pemberitaan media massa," kata Ketua Yayasan Tahir Foundation Dr Dato Tahir MBA, Jumat (4/4).
Tahir adalah orang Indonesia pertama yang ikut serta dalam kegiatan Bill & Melinda Gates Foundation dalam mengalang dana untuk bangsa Indonesia. "Saya tertarik untuk ikut serta karena filantropi itu untuk Indonesia juga. Lagi pula, visi filantropi yang diemban Bill & Melinda Gates Foundation sangat baik," kata Tahir.
Visi Filantropi Bill & Melinda Gates Foundation, demikian Tahir, adalah sebuah komitmen jangka panjang dan terencana.
"Visi ini yang benar. Kita tak boleh memberikan filantropi berdasarkan emosi atau reaksi sesaat, tapi harus menjadi komitmen jangka panjang dan terencana," ujarnya.
Di Indonesia terdapat banyak orang kaya dengan asumsi kekayaan minimal US$ 1 juta atau Rp 11 miliar. Mereka yang memiliki kekayaan minimal US$ 100 juta juga ribuan jumlahnya.
"Mudah-mudahan, delapan orang yang akan menyumbang menggugah para pengusaha papan atas untuk ikut filantropi," ungkap Tahir.
Bill Gates sudah menyisihkan dana bagi kegiatan filantropi sebesar US$ 28 miliar atau sekitar Rp 313 triliun.
"Meski tidak sebesar Bill Gates, banyak orang Indonesia yang kaya dari bumi dan rakyat Indonesia. Sudah sewajarnya mereka menyisihkan sebagian kekayaan mereka untuk sesama bangsa yang belum beruntung," papar Tahir.
- Danrem Dikuasai Kolonel Angkatan 1990-an, Anak Try Sutrisno dan Menantu Luhut Bersaing Jadi Jenderal
- Menyigi Potensi Peraih Adhi Makayasa Polri Beroleh Pangkat Tertinggi
- Kursi Jenderal untuk Jebolan Akademi TNI 1993
- Tahun 2015 Jumlah Pengguna Narkoba di Indonesia Capai 5 juta orang
- Bintang Terang Alumni Akmil 1989
PINews.co, Jakarta – PT Pertamina Geothermal Energy Tbk (PGE) (IDX: PGEO) terus menegaskan kom
- Pengembang Panas Bumi Bersatu Salurkan Bantuan bagi Masyarakat Terdampak Bencana
- Penyempurnaan Kebijakan Fiskal Hulu Migas Dibutuhkan untuk Mencapai Target Produksi Migas
- Perizinan Kegiatan Usaha Hulu Migas Wajib Disempurnakan
- Forum Manajemen Risiko Pertamina 2025: Pertamina NRE Ubah Risiko Jadi Peluang
