Jakarta, PINews.com - Perhelatan akbar Piala Dunia Brasil 2014 sudah menghitung hari, namun sang tuan rumah dinilai FIFA masih belum siap menyelenggarakan pesta akbar sepakbola empat tahunan itu.
Hal tersebut diamini sendiri oleh Sekretaris Jendral FIFA Jerome Valcke. Ia mengungkapkan ada dua stadion yang belum merampungkan pembangunannya.
"Jika anda ingin saya merangkum, maka kami belum benar-benar siap," kata pejabat asal Prancis itu. "Kami masih harus menyelesaikan pembangunan dua stadion."
Namun seperti ditulis kantor berita Antara, Valcke sendiri menegaskan bahwa “tidak ada alasan” untuk menunda Piala Dunia.
Penyelenggaraan PIala Dunia kali ini memang kerap kali mendapat masalah, yang paling terlihat adalah persiapan stadion dan banyak jatuhnya korban jiwa.
Pekan lalu, seorang pekerja konstruksi terjatuh kemudian tewas di Arena Corinthian Sao Paulo, yang bakal menjadi tempat pertandingan antara Brasil melawan Kroasia.
Pada November tahun lalu, tiga orang tewas tertimbun runtuhan bangunan stadion. Jumlah keseluruhan korban kini mencapai delapan orang yang telah meninggal dunia selama pembangunan stadion.
Seorang pejabat dari wilayah Porto Alegre mengatakan pembangunan stadion di wilayahnya memerlukan tambahan dana untuk merampungkan fasilitas bagi media, sponsor dam fans. Stadion Beira Rio bakal menghelat lima laga selama turnamen berlangsung.
Valcke, yang telah berkunjung ke Brasil pekan lalu, menyatakan dana siap digelontorkan.
- Danrem Dikuasai Kolonel Angkatan 1990-an, Anak Try Sutrisno dan Menantu Luhut Bersaing Jadi Jenderal
- Menyigi Potensi Peraih Adhi Makayasa Polri Beroleh Pangkat Tertinggi
- Kursi Jenderal untuk Jebolan Akademi TNI 1993
- Tahun 2015 Jumlah Pengguna Narkoba di Indonesia Capai 5 juta orang
- Bintang Terang Alumni Akmil 1989
PINews.co, Jakarta – PT Pertamina Geothermal Energy Tbk (PGE) (IDX: PGEO) terus menegaskan kom
- Pengembang Panas Bumi Bersatu Salurkan Bantuan bagi Masyarakat Terdampak Bencana
- Penyempurnaan Kebijakan Fiskal Hulu Migas Dibutuhkan untuk Mencapai Target Produksi Migas
- Perizinan Kegiatan Usaha Hulu Migas Wajib Disempurnakan
- Forum Manajemen Risiko Pertamina 2025: Pertamina NRE Ubah Risiko Jadi Peluang
