KPK Fasilitasi Tahanan KPK Nyoblos di TPS Khusus
Credit by: Istimewa

Jakarta,PINews.com - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) memfasilitasi puluhan penghuni Rumah Tahanan (Rutan) KPK untuk menggunakan hak pilihnya pada Pemilihan Umum (Pemilu) Legislatif 9 April 2014 besok. Sampai saat ini, sudah ada 23 orang yang mendaftar untuk ikut serta memilih.

Juru Bicara KPK, Johan Budi SP menerangkan, para tahanan difasilitasi 'nyoblos' di Tempat Pemungutan Suara (TPU) khusus bagi para tersangka yang ditahan di Rutan KPK dan Rutan POMDAM Jaya Guntur.

"Akan disediakan TPS khusus di depan Rutan-Rutan ini namanya TPS 21, masuk dalam Kelurahan Karet, Kecamatan Setiabudi, Jakarta Selatan. Sampai hari ini yang terdaftar yang ingin menggunakan hak pilihnya ada 23 orang ya, masing-maasing dari Guntur 10 orang dan dar‎i KPK 13 orang," ucap Juru Bicara KPK, Johan Budi SP di kantor KPK, Jakarta, Selasa (8/4).

‎Untuk, terdakwa kasus dugaan suap proyek Pembangkit Listrik Tenaga Uap Tarahan Kabupaten Lampung Selatan, Provinsi Lampung pada tahun 2004, Izedrik Emir Moeis‎, kata Johan, akan mencoblos di rumah sakit. Pasalnya saat ini politikus PDIP itu sedang menjalani perawatan di Rumah Sakit Harapan Kita.

"Ada satu tahanan yang kita fasilitasi untuk mencoblos di RS Harapan Kita karena ada yang sampai saat ini menjalani perawatan karena masih sakit yaitu Emir Moeis," ucap Johan.

Lebih lanjut Johan menjelaskan, bagi tahanan KPK yang dititipkan di Rutan Pondok Bambu dan Cipinang juga diberikan hak untuk ikut serta dalam pemilu. "‎Itu yang difasilitasi hanya yang statusnya tahanan KPK, makanya saya kasih tahu tahanan yang masih dalam penguasaan KPK, kalau Pondok Bambu dan Cipinang di sana ada tempatnya sendiri‎," tuturnya.

Pada kesempatan ini Johan menerangkan jika langkah pihaknya menyediakan TPS ini bagian dari upaya lembaga antikorupsi itu memfasilitasi penggunaan hak pilih bagi para tahanan. Para tahanan yang akan nyoblos ke TPS, akan mengenakan rompi tahanan KPK. "Dalam kaitannya dengan domainnya KPK di tingkat penyidikan. KPK selalu memfasilitasi atau menyediakan bagi para tahanan yang menggunakan hak pilihnya," tandas Johan.

Editor: Rio Indrawan